KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
153. Viktor II (1055-1057)
Viktor berasal dari keturunan bangsawan Dollstein-Hirschberg, lahir di Bavaria, Jerman. Ia adalah uskup Eichstadt. Ia masih kerabat Raja Henri III dan pernah menjadi penasehat Raja sebaimana juga Paus Leo IX. Dia terpilih menjadi paus setahun setelah kematian pendahulunya dan merupakan paus yang sangat aktif. Ia terpilih menjadi paus pada 16 April 1055. Dia merupakan paus terakhir yang diangkat oleh seorang kaisar.
Ia melakukan konsili besar untuk pembaruan Gereja, di Florence dan ‘menyapu bersih’ institusi, biara-biara, dan para imam. Ia melanjutkan karya PAus Leo IX. Tujuannya tetap sama yakni menyembuhkan luka praktik simony dan konkubinat (kumpul kebo). Namun ia tidak mampu menyelesaikan tugasnya karena penolakan kuat yang ia terima dari lingkaran paling dalam yang justru hendak ia perbarui dan kematiannya yang terlalu cepat. Pada masa kepausannya, dia berhasil mensejahterkan dan memberikan kemakmuran bagi Gereja.
Ia berusaha membatasi pengaruh kekaisaran terhadap urusan-urusan Gereja mulai dari pemilihan paus yang semaksimal mungkin ia perjuangkan secara otonomi. Dia membantu Raja Henri III saat sakratmautnya, karena ia diminta oleh Raja Henri IV (kecil) untuk melakukannya. Raja Henri IV mengganti ayahnya di bawah pengawasan ibunya Agnes. Viktor wafat tiba-tiba pada 28 Juni 1057 di Arezzo (kota di pusat Italia) karena demam malaria dan dimakamkan di Ravenna.
|